Sinopsis Mahabaratha Episode 196 - Ibu Kandung Raja Karna dari Angga

Bagi Anda yang menyukai serial Mahabharata tapi nggak bisa atau nggak sempat  nonton. Berikut Ini akan saya posting alur cerita serial Mahabharata episode 196. Episode ini mengisahkan bagaimana Raja Karna dari Angga yang setelah mengetahui kebenaran dari Krishna tentang ibu kandung nya yaitu Ratu Kunti, raja karna pun pergi untuk menemui ibu radha (ibu yang mengasuhnya), menanyakan apakah benar yang dikatakan Krishna.


Sinopsis/ Alur Cerita Mahabharata Episode 196 – Kebenaran akan siapa ibu kandung dari Karna Terungkap.




Ibu Radha : “Aku mungkin bukan yang melahirkanmu, tapi aku yang membesarkanmu”.

Secara tidak sengaja ibu Radha mengatakan bahwa sebenarnya Karna bukanlah anak kandungnya. Karna terlihat terkejut  dan tak kuasa meneteskan air mata.

Karna : “Jika kamu tidak melahirkan aku, siapa yang melahirkan aku Ibu Radha?”


Berulang kali karna bertanya siapa yang melahirkannya. Ibu Radha tidak menjawab, menangis sedih. Tiba-Tiba ayah karna datang dan mengatakan bahwa ia dan ibu radha tidak tahu siapa ibu kandung Karna.


Ayah karna : “kami tanpa anak. Kami berdoa kepada dewi gangga setiap hari untuk memberkati kami dengan seorang putra. Dan suatu hari, dewi gangga mendengar doa kami. Dalam keranjang anyaman, kamu ditemukan oleh kami. Seperti persembahan dari dewi gangga”

Karna : “anak siapa aku, Ayah?
Ayah karna :”aku tidak tahu, nak. Semua kawanan hastipura berkata, bahwa krishna adalah reinkarnasi dari dewa wisnu. Jika dia menyebut suatu nama, itu pasti benar nak".

Karna : dunia ini mengenal aku dengan nama radheya, ibu radha. Sekarang, nama mana yang harus aku respon?
Lalu Karna pergi. Ibu radha menangis tersedu-sedu. Begitupun dengan ayah karna, terlihat sedih.

Sementara di istana hastinapura. Krishna berpamitan kepada perdana menteri hastinapura.

Ibu kunti mengkhawatirkan Karna. Sebelum pergi, Krishna menyarankan supaya ibu kunti menemui karna dan memberitahu kebenarannya dan supaya karna berpihak pada keadilan.

Sementara itu, Karna sedang berada di tepi sungai gangga. Kebenaran bahwa ia bukan anak adhirata dan radha terus terngiang di kepalanya. Karna teringat bahwa ia pernah berkata kepada arjuna, ia akan membunuh arjuna di medan perang. Karna lalu berteriak, menyesal ia pernah mengatakan hal itu kepada arjuna. Istri karna (Vrushali) datang dan melihat suaminya sedang menangis.


Istri karna : “Sayangku, aku telah mendengar bahwa bahkan Krishna memiliki dua ibu. Dan Krishna menghormati dan mengasihi kedua ibunya. Mengapa kamu memperlakukan ini sebagai sebuah aib pada keberadaanmu sayangku?
Karna menjelaskan kepada vrushali bahwa ia tidak bisa tenang karena harus melawan adiknya sendiri, Arjuna. Semua yang ia perjuangkan selama hidupnya untuk mencapai rasa hormat, hanyalah sia-sia.

Karna : “aku telah melihat arjuna sebagai personifikasi penghinaanku. Aku berkata pada diriku sendiri berulang kali, bahwa hari aku membunuh arjuna, seluruh dunia akan tahu bahwa bahkan anak kusir sekalipun dapat menjadi prajurit terbaik di dunia. Tapi Arjuna adalah saudaraku, vrushali!!”
Karna sangat sedih, dan mengatakan bahwa bagaimana bisa ia berperang melawan pandawa yang merupakan saudaranya sendiri.

Vrushali (Istri Karna) : “Sayangku, hanya dia yang bisa menjawab pertanyaanmu. Yang merupakan akar penyebab dari situasi ini. Sayangku, silahkan bertanya kepada ratu Kunti, jika kebenaran berarti segalanya.

Bersambung......