Cara Membuat Pupuk Organik dari Kotoran Ternak

Cara membuat pupuk organik sendiri sangat mudah. Kebanyakan pupuk organik terbuat dari kotoran hewan seperti sapi, kerbau dan kambing. Berikut ini cara membuat pupuk organik dari kotoran ternak.

1.    Siapkan bahan dan alat yang diperlukan.
Adapun beberapa bahan yang dibutuhkan yaitu kotoran ternak sebanyak 2 ton atau 2000 kg, jerami yang sudah dicacah selama kurang lebih 5 sampai 10 cm, arang  sekam secukupnya saja. Arang tersebut dibakar terlebih dahulu tapi jangan sampai menjadi abu. EM4 sebanyak 5 sendok, air sebanyak 20 liter saja, bubuk kayu gergaji atau dedaunan yang sudah kering, apapun yang merupakan bahan organik, gula pasir 5 sendok saja. Adapun alat yang dibutuhkan adalah sarung tangan, sekop, cangkul, dan karung goni. Setelah menyiapkan semua bahan-bahan yang dibutuhkan sebaiknya mulailah membuat cara membuat pupuk organik dari kotoran sapi atau yang lainnya secara runtut. 

Siapkan terlebih dahulu media untuk membuat pupuk. Sangat dianjurkan untuk membuatnya ditempat yang teduh, tidak terkena matahari secara langsung ataupun hujan. Jika Anda membuatnya ditempat terbuka, maka buatlah atap dibagian atasnya. Cara membuat pupuk organik dari kotoran hewan selanjutnya adalah dengan melarutkan EM4 dan gula ke dalam 20 liter air yang telah disiapkan. Tuangkan secara perlahan EM4 ke dalam air kemudian masukkan gula ke dalamnya dan aduk hingga merata.


2.    Membuat lapisan pertama
Pertama campurkan terlebih dahulu kotoran ternak yang telah disiapkan dengan arang sekam tadi, lalu aduklah hingga rata. Kemudian taburkan decomposer (EM4 yang telah dicampurkan dengan air gula tadi) sampai merata.

3.    Membuat lapisan kedua
Campurkan dedak, jerami, bubuk kayu gergaji dan bahan organik yang ada sampai merata dan selanjutnya tuangkan decomposer ke dalamnya.’

4.    Menutupi adonan
Menutupi adonan bertujuan supaya bahan-bahan tadi berubah menjadi pupuk. Tutuplah atau bungkus adonan tadi dalam karung goni dengan rapat. Setelah itu biarkan hingga dua hari dan aduklah kembali sampai adonan benar-benar rata.


5.    Lakukan monitoring
Monitoring ini Anda lakukan setiap pagi dan sore, hal ini untuk memastikan apakah pupuk Anda sudah siap pakai atau belum. Cara memonitoringnya mudah, cukup masukkan tangan Anda ke dalam adonan yang sebelumnya tertutup rapat tadi, kemudian jika tangan Anda terasa begitu panas hingga tak sanggup menahan maka dipastikan pupuk belum siap pakai.

6.    Lakukan monitoring secara rutin
Monitoring ini sangat diperlukan, sebaiknya setelah dua hari selalu cek setiap hari apakah pupuk Anda sudah jadi atau belum. Satu hal yang harus Anda ingat, gunakan tangan Anda tanpa penutup supaya panasnya terasa.


7.    Pada hari keempat biasanya pupuk sudah siap pakai.
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, cara memastikan apakah pupuk sudah siap jadi atau belum dengan memasukkan tangan pada adonan. Jika tangan Anda sudah bisa menahan panas dari pupuk, maka itu artinya pupuk sudah siap pakai.

Itulah tadi cara membuat pupuk organik dari kotoran hewan, semoga bermanfaat.