Cara Pencairan Dana Jamsostek JHT di Kantor Jamsostek

Para peserta Jamsostek tentu tak hanya penasaran bagaimana cara mengecek saldo Jamsostek, tetapi juga bagaimana cara pencairan dana Jamsostek. Jika Anda pekerja swasta tentunya tak pernah ketinggalan untuk diikutsertakan dari keanggotaan asuransi Jamsostek. Dimana Jamsostek adalah perusahaan bentukan pemerintah dengan tugas mengurusi semua jaminan sosial tenaga kerja yang ada di Indonesia. Namun kini nama Jamsostek sudah berubah menjadi asuransi BPJS Ketenagakerjaan, dengan cakupan jaminan kematian, jaminan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, jasa konstruksi, dan TK-LHK. 

Peserta Jamsostek tentunya diharuskan membayar premi setiap bulannya, namun akan mengendap lewat JHT atau Jaminan hari Tua. Adapun persyaratan untuk melakukan pencairan Jamsostek JHT itu sendiri, diantaranya:

1. Mempunyai kartu keanggotaan Jamsostek atau KPJ.
2. Peserta sudah berusia 55 tahun.
3. Peserta meninggal dunia yang bisa dibuktikan dengan surat keterangan kematian langsung dari kepolisian, kelurahan atau rumah sakit yang bersangkutan.


4. Telah bermukim atau berdomisili di negara lain serta tak akan kembali lagi ke negara Indonesia sekaligus menyertakan dokumen atau surat pernyataan bahwa sudah tidak bekerja lagi di negara Indonesia, dilengkapi fotokopi VISA dan Paspor. 
5. Peserta telah menderita cacat, dengan membuktikan lewat surat keterangan dokter.
6. Menjadi TNI Polri, dan PNS.
7. Telah di PHK dengan jangka waktu kepesertaan Jamsostek minimal 5 tahun yang memiliki masa tunggu hingga 1 bulan lamanya.

foto artikel cara pencairan dana JHT jamsostek

Bila salah satu dari persyaratan diatas telah terpenuhi, dengan begitu peserta Jamsostek mempunyai hak untuk dapat mengklaim dana Jamsostek di kantor cabang Jamsostek. Dimana pemohon diharuskan datang ke kantor sendiri, adapun hal tersebut dikarenakan akan dilakukan verifikasi terhadap dokumen, melakukan pengambilan foto dan wawancara. Sementara berkas persyaratan atau dokumen yang harus disertakan yaitu berupa:


1. Kartu identitas diri atau KTP beserta fotokopiannya.
2. Kartu keluarga beserta fotokopiannya.
3. Kartu peserta Jamsostek dan fotokopiannya.
4. Fotokopi dari buku tabungan (jika ada).
5. Surat keterangan berhenti atau PHK di perusahaan sebelumnya.

Setelah melengkapi dokumen-dokumen tersebut diatas, masukkan pada amplop transparan berwarna hijau dimana nantinya dapat diminta langsung pada petugas disana. Setelah itu, dimasukkan ke dalam drop box dan petugas pun akan memanggil Anda untuk melakukan verifikasi data sesuai data yang diberikan. Bila sudah lengkap, maka Anda pun diminta untuk mengambil nomor antrian ke petugas keamanan. Selanjutnya Anda tinggal menanti panggilan klaim. Sesudah antrian di panggil, maka petugas melakukan verifikasi semua dokumen serta melakukan wawancara.

Bila data atau dokumen sudah sesuai, maka Anda pun akan dilakukan pengambilan foto serta semua berkas yang asli dikembalikan terkecuali kartu Jamsostek. Nah, itulah cara mudah untuk mencairkan dana Jamsostek JHT di kantor Jamsostek!

sumber : juragancara.com